Friday, 19 February 2016

Prologue Page 2 Fate Apochrypa

Tepat Dihadapannya (dihadapan Pria itu), ada seorang wanita tersenyum. seketika pria itu merasakan pikirannya tersentak, dan sensasinya membuat pria itu mau membuka mulutnya untuk kata-kata yang tak pernah datang.

Seorang gadis yang dicintainya ada disana. Rambutnya selembut cahaya mentari musim semi.

Pria itu mengenalnya dengan sangat baik. Setiap kali ia memejamkan matanya, dia pasti datang. Pria itu tak akan pernah keliru tentang gadis tersebut. Tapi mengapa dia disini?mengapa dia disini...disini, ditempat tak seharusnya dia ada?

Raut gadis itu dirajut kesedihan, lalu dia membelai lembut wajah pria itu dengan tangannya.

Jarinya, mengarahkan pada perjanjian yang telah dibuat, membuat pria itu terengah-engah dengan suara kebahagiaan.

"Begitu banyak luka...begitu kesepian di dunia ini"

Ini salah ku. Gadis itu berbisik dengan sedih, itu tidak benar.. ujar pria tersebut.

Ini bukanlah hal yang perlu kamu cemaskan. ini adalah wewenang yang kubanggakan. Tak ada kekekalan disini,tak ada keabadian. tak ada kebosanan, tak ada putus asa dan tak ada rasa takut.

"Aku tak akan pernah meninggalkanmu sendiri lagi"

Ah-dan dengan kata-katamu. kenyataan bahwa kamu ada disini, memberikanku kebahagiaan. tak ada yang lain selain kebahagiaan.

Sedapatnya ini tak berubah-ubah, dunia yang sempurna. dunia dimana waktu berhenti berputar.

Tapi saat ini gadis itu disini. jadi mungkin dunia telah jatuh, tak lagi sempurna. berubah menjadi dunia yang vulgar dan kasar.

Pria itu tak dapat menahan kebahagiaannya.

Dunia akan berubah.

Waktu akan bergulir.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


<<<Sebelumnya : Prologue Page 1                                    Berikutnya Fate Aprochypra >>>